Jangan sembrono kalau di negara orang, hal remeh yang biasa kita lakukan bisa jadi terlarang di negara lain lho. Seperti kamu kentut di Florida pada Kamis jam 6 petang saja ada larangannya. Walau beberapa terdengar konyol, hal ini diberlakukan untuk kepentingan masyarakat juga. Kebijakan 1 anak di China misalnya, ada 10 aturan lainnya yang perlu kamu tahu sebelum pergi ke luar negeri.

Portugal

Sumber: traveler.es
Pantai di Portugal memiliki peraturan konyol.

Mungkin diantara kamu yang sudah memiliki balita ajarkan untuk tidak buang air kecil sembarangan di pantai ya, terlebih lagi di Portugal. Meskipun agak membingungkan juga bagaimana pihak berwenang melacak orang yang buang air kecil di pantai, kamu tetap harus mematuhi aturan kan. Jangan karena kamu malas cari toilet, waktu liburanmu malah habis di penjara.

Kanada

Sumber: lolobu.co
hutan di Kanada memiliki peraturan khusus dan terdengar konyol.

Negara ini memiliki populasi hutan lebih dari 60%, sehingga kayu adalah hasil alam yang sangat berharga di negara ini. Maka dari itu, jika kamu memanjat pohon di Oshawa, Ontario itu tergolong tindakan kriminal. Hati-hati, jangan sekali lihat pohon kamu kepingin manjat terus.

Australia

Sumber: architbang.com
peraturan konyol di Australia.

Jika kamu memecahkan bohlam lampu di negara ini, akan ada teknisi berlisensi yang segera datang untuk mengganti bohlam lho. Alasannya karena masyarakat sipil dilarang untuk mengganti bohlam lampu sendiri, bahkan di rumahnya sendiri. Unik ya, padahal cuman ganti bohlam hehehe.

Swiss

Sumber: ufunk.net
hati-hati dengan peraturan konyol di Swiss ini.

Kamu dilarang untuk flush toilet di atas jam 10 malam jika berada di negara ini. Untuk para kaum pria juga dilarang untuk pipis berdiri bahkan! Jangan tanya kami bagaimana mereka tahu kamu pipis berdiri atau jongkok sekalipun ya…

Italia

Sumber: Diana K. Garret
mencintai satwa bisa kurang tepat karena peraturan konyol ini.

Memberikan makan merpati dengan kekasih terdengar kegiatan yang romantis ya, sayang itu tidak bisa dilakukan di Italia. Menurut undang-undang yang ditetapkan pada tahun 2008, hal itu tergolong ilegal di Venice dengan alasan pertimbangan kesahatan.

Thailand

Sumber: Emad Aljumah
tak ada yang lebih aneh & konyol dari peraturan di Thailand ini.

Kamu akan dihukum jika tak menggunakan pakaian dalam di Thailand. Apapun alasannya, bahkan jika kamu mabuk sekalipun, jangan sampai kamu tidak menggunakan pakaian dalam ya. Entah siapa nanti yang akan memeriksa, kamu tetap harus berjaga-jaga!

Asia Tenggara

Sumber: @teoh_th
beberapa orang akan berterima kasih karena peraturan konyol satu ini.

Mencium aroma buah durian, akan ada kubu yang refleks ingin menyantapnya, ada kubu lain yang refleks mual dan ingin langsung menghindari aroma itu. Beberapa negara di Asia Tenggara membuat aturan bahwa buah ini terlarang untuk dimakan bahkan dibawa-bawa lho.

Jepang

Sumber: robin-net.de
peraturan di Jepang yang absurd & ironis namun juga konyol.

Walaupun asal lahirnya olahraga sumo, obesitas ternyata dilarang di Jepang. Undang-undang menyebutkan untuk masyarakat berusia 40-74 tahun harus secara rutin mengukur lingkar pinggangnya — Pria maksimal berdiameter 85 cm sedangkan wanita 90 cm. Jika ada yang tertangkap melebihi itu, dia akan dikirim ke lembaga kesehatan. Perusahaan yang mengiklankan budaya tidak sehat pun bisa didenda di Jepang.

Amerika

Sumber: namanda.web.id
peraturan yang wajar namun tetap konyol, kenapa?

Remaja berusia 18 tahun memang sudah memiliki hak kebebasan berbicara di Amerika Serikat, ikut pemilu atau mengkritisi pemerintah mereka sudah boleh ikut andil. Tapi tidak dengan menikmati alkohol, kamu setidaknya harus berusia 21 tahun untuk bisa membeli minuman alkohol di negeri Paman Sam.

Singapura

Sumber: unscrambled.sg
kamu bisa dipidana hanya karena hal sepele di Singapura.

Jangan sekali-sekali mengunyah permen karet saat berada di Singapura. Reputasinya sebagai negara hijau dan bersih dari sampah, maka dari itu mengunyah permen karet adalah tindakan yang melanggar hukum. Walaupun begitu, kamu tidak akan menemukan toko yang menjual di sana sih, hanya saja mungkin kamu punya sisa permen karet di kantongmu, simpan saja lagi sampai kamu pulang ke Indonesia ya!