Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
Awali tur Anda dengan mengunjungi Gunung Uhud, lokasi salah satu pertempuran terbesar dalam sejarah Islam, Pertempuran Uhud. Pelajari tentang pertempuran tersebut dan tujuh puluh sahabat, termasuk Pemimpin Para Syuhada, Hamza ibn Abdul Muttalib, yang gugur sebagai syuhada di sini.
Selanjutnya, kunjungi Masjid Bani Haritha, juga dikenal sebagai Masjid Al-Mustarah. Di sinilah Nabi Muhammad SAW pernah beristirahat, dalam perjalanan pulang dari Perang Uhud. Kemudian, pergilah ke Masjid Al Dira, masjid kecil lain yang terkait dengan perang Uhud. Masjid ini disebut al-Dira, yang berarti baju zirah atau jubah, karena, sebagai bagian dari persiapannya untuk pertempuran, Nabi dikatakan telah mengenakan baju zirahnya (dira) di sana.
Lanjutkan perjalanan ke Tujuh Masjid (al-Masajid as-Sab'a), yang terletak di sisi barat Gunung Sela'. Masjid-masjid ini dibangun di lokasi yang diketahui sebagai tempat pasukan ditempatkan dan memantau lokasi pertempuran pada tahun 627 M.
Setelah makan siang sendiri, kunjungi Sumur Al-Ghars, salah satu sumur yang disukai Nabi Muhammad SAW karena kesegaran airnya. Nabi minum dari sumur tersebut, berwudhu dengan airnya, dan meminta agar beliau dimandikan dengan airnya setelah wafat.
Selanjutnya, kunjungi Sumur Al-Faqir, yang secara historis dikenal sebagai Sumur Salman Al Farsi. Sumur ini secara historis terkait dengan Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya Salman Al-Farsi RA. Awalnya, sumur ini merupakan bagian dari kebun tempat Salman Al-Farsi biasa bekerja.
Kemudian, kunjungi Sumur Al-Hajim & Perkebunan Kurma. Sumur ini juga telah menjadi landmark penting bagi pengunjung yang ingin mempelajari asal-usul sejarah Islam. Namun, diyakini bahwa sumur ini sudah ada sebelum kedatangan Islam. Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga minum dari Sumur Al-Hajim.
Sebelum kembali ke hotel, mampirlah ke Souq Al Kamasha, salah satu pasar arkeologi kuno dan bersejarah yang paling penting. Para sejarawan menyatakan bahwa sejarah pasar ini membentang lebih dari 430 tahun. Setelah berjalan-jalan sebentar, kembalilah ke hotel Anda.