Selamat datang di Drumheller, Ibu Kota Dinosaurus Dunia! Kota yang semarak ini adalah rumah bagi Museum Royal Tyrrell kelas dunia, tempat Anda dapat melakukan perjalanan kembali ke zaman dinosaurus. Dengan koleksi fosil dinosaurus terbesar dan satu-satunya museum di Kanada yang didedikasikan khusus untuk paleontologi, museum ini wajib dikunjungi bagi setiap wisatawan.
Terletak di Badlands, lanskap unik Drumheller menyediakan kondisi ideal untuk pembentukan fosil jutaan tahun yang lalu. Banyak penemuan fosil penting dilakukan di sini, dengan spesimen yang sekarang dipajang di museum di seluruh dunia. Tetapi Drumheller menawarkan lebih dari sekadar tulang dinosaurus!
Ada banyak sekali aktivitas yang bisa dinikmati, termasuk penerbangan wisata dan tur bersejarah. Anda akan menemukan restoran-restoran menawan, banyak jalur pendakian, dan banyak kesempatan untuk menjelajahi lanskap yang menakjubkan. Salah satu pilihan populer adalah jalur melingkar sepanjang 3,9 km di dekat Rosebud, yang cukup menantang dan sangat cocok untuk mengamati burung, mendaki, atau bermain sepatu salju.
Jangan lewatkan Horseshoe Canyon, area menakjubkan di mana Anda dapat menikmati keindahan Badlands—lanskap kuno yang dibentuk oleh erosi. Dinosaurus seperti Albertavenator, Albertosaurus, dan Anchiceratops pernah berkeliaran di area ini, dan Anda bahkan mungkin dapat menemukan beberapa fosil sendiri!
Sembari menjelajahi kota unik ini, kita juga bisa menikmati hidangan di Last Chance Saloon yang ikonik di kota hantu Wayne. Saloon legendaris ini telah menjadi ikon lokal selama lebih dari seabad, dipenuhi dengan cerita-cerita menarik. Salah satu kisah melibatkan seorang bartender yang menembakkan tembakan peringatan kepada pelanggan yang menolak membayar tagihan mereka—bekas lubang peluru itu kini dipajang di dinding! Kisah lainnya melibatkan Tinkerbell, kuda milik pemilik, yang merupakan pelanggan tetap hingga petugas kesehatan menghentikan kunjungannya.
Wayne memiliki sejarahnya sendiri yang menarik, terkait dengan booming batubara di awal abad ke-20. Dulunya merupakan kota yang ramai dengan populasi 2.000 jiwa, kota ini mengalami penurunan signifikan setelah tambang ditutup pada tahun 1950-an. Saat ini, kurang dari 30 penduduk yang tersisa, tetapi Last Chance Saloon terus melayani penduduk lokal dan pengunjung, menawarkan bir, burger, dan banyak sekali sejarah.
Setiap perjalanan ke Drumheller itu unik, dan kami akan menyesuaikan petualangan kami agar sesuai dengan minat Anda. Baik Anda tertarik dengan dinosaurus, pemandangan yang menakjubkan, atau sejarah lokal yang kaya, ada sesuatu untuk semua orang di wilayah yang luar biasa ini!