Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
Pemandu wisata/pengemudi Anda akan menunggu Anda. Mereka akan memegang papan bertuliskan nama Anda. Anda tidak perlu mencari mereka – mereka akan menunggu Anda dan akan menemukan Anda.
Sejak tur dimulai, pemandu wisata Anda akan memberikan perhatian penuh kepada Anda. Begitu berada di dalam mobil, pemandu wisata Anda akan berbicara kepada Anda tentang semua hal yang akan Anda lihat di sepanjang jalan, serta aspek lain dari tur Anda yang akan menarik minat Anda.
Mulailah tur Anda dengan mengunjungi Al-Masjid an-Nabawi. Al-Masjid an-Nabawi, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Masjid Nabi, adalah sebuah masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad di kota Madinah, Provinsi Al Madinah, Arab Saudi.
Kemudian kunjungi Masjid Ad Dar.
Berkendaralah ke lokasi Pertempuran Uhud, sebuah landmark bersejarah di Madinah. Ini adalah tempat yang wajib dikunjungi di Madinah.
Kemudian kunjungi Masjid Al Qiblatayn, sebuah masjid di Madinah yang diyakini oleh umat Muslim sebagai tempat di mana Nabi Muhammad, nabi terakhir dalam Islam, menerima perintah untuk mengubah kiblat (arah salat) dari Yerusalem ke Mekah.
Kemudian berkendaralah ke tempat terjadinya Pertempuran Parit. Pertempuran ini dinamai berdasarkan "parit", atau khandaq, yang digali oleh umat Muslim sebagai persiapan pertempuran sebagai tindakan pertahanan.
Masjid Quba adalah sebuah masjid yang terletak di pinggiran Madinah. Awalnya, masjid ini dibangun 6 kilometer dari Madinah di desa Quba, sebelum Madinah meluas hingga mencakup desa ini.
Kemudian, kunjungi Gerbang as-Salam, yang secara harfiah berarti Gerbang Perdamaian atau Ketenangan, merupakan salah satu gerbang utama dan tertua Masjid al-Nabawi dan terletak di sisi barat Rawda e Rasool. Awalnya dibangun oleh Khalifah Umar sekitar tahun 640 M (18 Hj.) di dinding barat masjid. Selama berbagai perluasan masjid, pintu ini juga dipindahkan ke arah barat pada garis yang sama dan saat ini tidak berada di lokasi aslinya.
Berkendara di Jalan Abu Bakr Al Siddiq.
Kemudian kunjungi jalan setapak Wadi al-Aqiq. Wadi al-Aqiq membentang di sepanjang batas sisi barat Madinah. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam menyebutnya sebagai 'lembah yang diberkahi'.
Di akhir perjalanan, berkendaralah ke Al-Noor Mall. Ini adalah mal terbesar di Madinah dalam hal ukuran dan jumlah toko serta barang dagangan. Mal ini termasuk yang paling populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan dan penduduk setempat.