Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
Ini adalah tur yang memungkinkan Anda menikmati dua kota perwakilan Belgia, Brussels, kota seni dan romansa, serta Bruges, yang disebut "Venesia Kecil di Utara", berangkat dari Amsterdam.
Tur berangkat dari Amsterdam menggunakan kendaraan pribadi menuju Brussels. Anda dapat terpesona oleh pesona unik kota seni dan romansa Belgia, yang tampaknya mengumpulkan arsitektur gaya Art Nouveau yang megah, berbagai karya seni, dan ciri khas dari berbagai penjuru Eropa sekaligus.
Setelah tur Brussel, lanjutkan perjalanan ke Brugge, permata Belgia. Brugge adalah kota mungil yang seluruh kawasannya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Nikmati pesona abad pertengahan sambil berjalan menyusuri pemandangan indah dengan bangunan-bangunan kuno bergaya Gotik, menara-menara yang menjulang di berbagai sudut kota, serta lebih dari 50 jembatan yang membentang di atas kanal.
Alun-alun yang indah ini dipuji oleh Ratu Isabella dari Spanyol, serta Victor Hugo dan Baudelaire. Pada abad ke-11, tanggul di Sungai Seine diisi untuk membuat pasar, yang menjadi pusat perdagangan pada abad ke-12. Pada abad ke-14, para pedagang kaya membangun bangunan batu yang megah. Bangunan ini dihancurkan oleh Louis XIV pada tahun 1695, tetapi dibangun kembali pada awal abad ke-18 selama lima tahun. Saat ini, pasar bunga diadakan setiap hari, dan pasar burung diadakan pada hari Minggu. Selain itu, berbagai acara diadakan setiap musim.
- patung Manneken Pis (patung anak kencing) di Brussel
Patung bocah kencing (Belanda: Manneken Pis), ikon Brussel, adalah patung perunggu setinggi sekitar 60 cm yang dibuat oleh Jérôme Duquesnoy pada tahun 1619, dan juga disebut si Kecil Julien (Prancis: Petit Julien). Asal-usulnya bermula dari abad ke-14 ketika pangeran dari Wangsa Brabant buang air kecil untuk menghina musuh. Patung ini sering kali didandani dengan pakaian yang dikirim dari berbagai negara di dunia. Berbagai pakaian tersebut dipamerkan di King's House.
Di depannya terdapat Taman Brussel yang pada abad ke-14 menjadi tempat perburuan favorit para bangsawan. Ini adalah istana kerja raja Belgia, dengan bendera berkibar di atapnya, dan masih digunakan untuk urusan kenegaraan hingga kini. Dahulu kala, sebuah benteng pernah berdiri di sini, tetapi hancur akibat kebakaran pada tahun 1731. Di lokasi yang sama, pada tahun 1829, dibangunlah kediaman Pangeran Oranye, Willem, yang sempat digunakan untuk urusan kenegaraan. Pada tahun 1862, bangunan ini dibangun kembali oleh Adipati Brabant, dan bentuk yang terlihat sekarang adalah hasil rekonstruksi oleh Leopold II sekitar tahun 1904.
Alun-alun pusat Bruges, dikelilingi oleh Balai Kota Provinsi West-Vlaanderen bergaya Neo-Gotik di tiga sisinya, Menara Belfort yang menjulang tinggi, serta rumah-rumah serikat yang tampak seperti kue cokelat. Di depan rumah-rumah serikat tersebut berjejer kafe-kafe, dan keramaian di sini pun telah menjadi ikon alun-alun.
- Bruges-Belfort Belfort (Menara Lonceng)
Belfort yang dibangun di kota besar abad pertengahan juga merupakan simbol kekuasaan, sehingga biasanya dibangun tinggi, dan ciri khasnya adalah puncaknya berbentuk segi delapan seperti kue pengantin. Dibangun sejak abad ke-13, puncak yang dicapai dengan menaiki 366 anak tangga spiral batu selesai pada akhir abad ke-15. Dari sini, seluruh jalan termasuk Markt yang terlihat di bawah bagaikan taman model yang dibuat dengan indah dan rumit.
- Basiliek Heilig Bloed Kapel Darah Suci di Bruges
Nama ini berasal dari penyimpanan Darah Suci Kristus yang dibawa dari Konstantinopel oleh seorang Pangeran Flandria yang ikut serta dalam Perang Salib. Dibangun sekitar tahun 1150, ruang bawah tanah relikui Santo Basilius di bagian bawah bergaya Romanesque, sedangkan bagian atas direnovasi dengan gaya Gotik pada akhir abad ke-15.