Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
-Apa yang dapat Anda harapkan-
Saat turun menuju kota, Anda akan melewati Tribunal Cantonal, simbol peran Lausanne sebagai pusat pemerintahan, sebelum mencapai Hermitage Foundation, sebuah rumah mewah abad ke-19 yang diubah menjadi museum seni.
Perjalanan berlanjut dengan Château St. Maire yang megah, yang dulunya merupakan kediaman para uskup kota, dan Katedral Lausanne yang menakjubkan, sebuah mahakarya Gotik yang terkenal dengan jendela mawar, lengkungan menjulang, dan pemandangan menara lonceng yang panorama. Dari sini, Escaliers du Marché yang bersejarah mengarah dengan anggun ke Palais de Rumine, sebuah permata arsitektur abad ke-19 yang menampung beberapa museum.
Di Kota Tua, sorotan meliputi Tour de l’Ale, sebuah benteng abad pertengahan yang langka, Église Saint-Laurent yang damai, dan Place de la Palud yang ramai dengan jam animasi dan Air Mancur Keadilan. Di persimpangan sejarah dan perdagangan berdiri Église Saint-François, sebelum tur berakhir di stasiun kereta Lausanne, sebuah gerbang modern menuju Swiss dan sekitarnya.
Di luar kota, kawasan anggur Lavaux, Situs Warisan Dunia UNESCO, menawarkan pengalaman berjalan kaki yang tak terlupakan. Terbentang di sepanjang tepi Danau Jenewa, teras-teras yang bermandikan sinar matahari ini berasal dari abad ke-11, ketika para biarawan pertama kali mengukir kebun-kebun anggur di lereng bukit. Saat Anda menjelajahi jalan setapak batu kuno, setiap belokan memperlihatkan pemandangan sinematik perairan yang berkilauan dan puncak Pegunungan Alpen yang jauh. Sepanjang jalan, pembuat anggur lokal mengundang Anda ke gudang anggur mereka untuk mencicipi jiwa Lavaux: Chasselas yang renyah, anggur merah yang bersemangat, dan rosé yang lembut.