Mulailah perjalanan Anda di Hackescher Markt, salah satu alun-alun paling hidup di Berlin. Masuklah ke pelataran bersejarah Hackesche Höfe, tempat Anda dapat berfoto di bawah lampu peri, fasad art deco, dan mural warna-warni yang tersembunyi di halaman dalam.
Selanjutnya, berjalanlah ke gang grafiti paling terkenal di Berlin, Haus Schwarzenberg. Di sini, mural dan stensil yang selalu berubah menjadi latar foto perkotaan yang sempurna. Lanjutkan ke Auguststraße, jalan galeri Berlin, tempat Anda dapat berfoto di samping dinding yang ditumbuhi tanaman ivy di Clärchens Ballhaus, arsitektur kaca minimalis di Cafe Bravo, dan pelataran artistik di sekitar KW Institute.
Berjalan-jalanlah di sepanjang Linienstraße, jalan yang lebih tenang yang dipenuhi galeri mutakhir dan mural berskala besar. Dengan lebih sedikit keramaian, tempat ini ideal untuk foto bergaya potret. Berhentilah untuk minum kopi di Father Carpenter, permata tersembunyi di halaman dengan pintu biru impian dan lengkungan bata, atau The Barn, yang terkenal dengan penyajian minimalis dan seni latte.
Berpose di tangga megah museum fotografi baru Berlin, Fotografiska Berlin, atau di luar fasad dramatisnya. Abadikan foto ikonik di sepanjang barisan tiang Altes Museum, Katedral Berlin yang megah, dan pantulan Sungai Spree.
Akhiri dengan garis arsitektur yang ramping, patung, dan pemandangan cakrawala sungai yang terbuka lebar di Humboldt Forum & Schinkelplatz. Sebagai pilihan, akhiri di jembatan Bode Museum — salah satu bidikan Instagram paling ikonik di Berlin saat matahari terbenam.