Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
Dari Bayeux atau Caen dengan pemandu berlisensi yang juga sopir, perjalanan Anda akan membawa Anda menggunakan minivan mewah Mercedes Class V atau sedan BMW seri 5 ber-AC untuk menjelajahi pulau Mont-Saint-Michel dengan desa abad pertengahannya dan biara terkenal yang menghadap ke teluk, yang fondasinya diletakkan pada tahun 708 oleh Uskup Aubert untuk menghormati Malaikat Agung St. Michael.
Pada abad ke-10, para Benediktin menetap di sana dan tempat itu menjadi tempat ziarah utama di Barat sekaligus pusat kebudayaan abad pertengahan dengan penulisan naskah-naskah oleh para biarawan.
Pembangunan biara ini dilakukan selama periode 1.300 tahun, mulai dari konstruksi sederhana sebuah tempat suci melalui periode arsitektur Romanesque dan Gotik yang diselingi oleh kehancuran dan rekonstruksi akibat kebakaran, keruntuhan, serta konflik militer dan politik. Prestasi teknis terbesar pada periode tersebut adalah pembangunan Marvel, sebuah menara Gotik tiga lantai yang mewakili tiga golongan: golongan ketiga, rohaniwan, dan bangsawan.
Mulai abad ke-14, konflik yang terjadi silih berganti selama Perang Seratus Tahun antara Prancis dan Inggris membuat pembangunan benteng-benteng baru yang kuat menjadi suatu keharusan. Gunung ini dipertahankan oleh para ksatria yang dikirim oleh Raja Prancis, yang berhasil menahan gempuran pasukan Inggris selama hampir 30 tahun.
Pada abad ke-17, biara tersebut berusaha menghidupkan kembali kehidupan monastik dan ziarah. Pada saat yang sama, para biarawan harus menyambut para tahanan yang dikirim atas perintah raja. Biara itu dijuluki "Bastille Laut".
Revolusi mengusir para biarawan dari pulau tersebut dan biara itu menampung para imam pembangkang, narapidana hukum umum, dan tahanan politik.
Pada tahun 1863, penjara ditutup tetapi monumen tersebut mengalami kerusakan parah. Di bawah Napoleon III, pengembangan pariwisata melibatkan pembangunan tanggul jalan dan jalur trem pada awal abad kedua puluh. Pada tahun 1969, para biarawan kembali setelah meninggalkan tempat tersebut selama Revolusi Prancis. 10 tahun kemudian, Mont-Saint-Michel dan teluknya diklasifikasikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Di desa, berjalan-jalanlah melalui jalan-jalan sempit berbatu untuk mengunjungi gereja St Pierre, melihat rumah-rumah setengah kayu, yang tertua berasal dari abad ke-15, atau rumah salah satu ksatria paling terkenal, Bertrand Du Guesclin.