Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
Magome dan Tsumago adalah kota penginapan di Nakasendo, jalan yang menghubungkan Kyoto dan Edo, dan merupakan kota indah yang masih mempertahankan banyak ciri khas kota penginapan dari zaman Edo.
Jalan sepanjang sekitar 9 km yang menghubungkan kedua kota penginapan ini terpelihara dengan sangat baik, dan Anda dapat menikmati hiking di alam pedesaan yang indah, termasuk jalan berbatu yang membangkitkan rasa sejarah yang dilalui samurai di masa lalu, kedai teh di puncak gunung, dan pemandangan pedesaan yang indah.
Bus yang nyaman untuk mengakses tempat-tempat wisata populer ini akan beroperasi kembali dari Takayama, berjarak 2 jam 45 menit, untuk waktu terbatas dari 1 April 2026 hingga 30 November 2026. Silakan nikmati tur kota penginapan Magome dan Tsumago dalam perjalanan sehari dari Takayama dan Gero Onsen.
Magome-juku adalah kota penginapan di Nakasendo, jalan yang menghubungkan Edo dan Kyoto. Desa yang terletak di sepanjang jalan lereng berbatu ini sangat mempertahankan suasana zaman Edo. Terletak di ketinggian sekitar 600m, tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah yang menghadap ke kota Nakatsugawa dan Gunung Ena, salah satu dari 100 gunung terkenal di Jepang.
Tsumago-juku adalah kota penginapan pertama di negara ini yang ditetapkan sebagai Kawasan Pelestarian Bangunan Tradisional Penting, dengan bangunan bersejarah yang menampilkan gaya "dashibari-zukuri" dan "udatsu" berjejer. Kota ini mempertahankan suasana zaman Edo sambil tetap dihuni oleh penduduk.
- Nakasendo SAMURAI Road Walk
Ini adalah jalur hiking sepanjang sekitar 9 km yang menghubungkan Magome-juku dan Tsumago-juku, memakan waktu sekitar 3 jam. Anda juga dapat menikmati alam pedesaan yang indah, termasuk jalan berbatu yang membangkitkan rasa sejarah yang dilalui samurai di masa lalu, kedai teh di puncak gunung, dan pemandangan pedesaan yang indah.
- Ikkokutochi Tachiai Chaya
Ini adalah kedai teh yang terletak di antara Magome-juku dan Tsumago-juku, dan telah lama digunakan sebagai tempat peristirahatan untuk menghilangkan rasa lelah para pelancong. Mengapa tidak beristirahat sejenak di ruang yang menawarkan aliran waktu yang santai seperti di masa lalu?