[Keberangkatan Daegu] Tersedia penurunan fleksibel di Stasiun Busan atau kembali ke Daegu
Nikmati perjalanan sehari yang mulus dan indah berangkat dari Daegu untuk menjelajahi permata pesisir Busan yang paling ikonik. Rencana perjalanan ini mencakup kunjungan ke Kuil Haedong Yonggungsa di tepi tebing, jalan-jalan fotogenik Cheongsapo, Desa Budaya Huinnyeoul bergaya Mediterania, dan gang-gang artistik yang semarak di Desa Budaya Gamcheon.
Berbeda dengan kebanyakan kuil Korea yang tersembunyi di pegunungan, Haedong Yonggungsa terletak tepat di garis pantai yang terjal, menawarkan pemandangan Laut Timur yang menakjubkan. Dikenal sebagai kuil di mana "setidaknya satu permohonan dikabulkan," tempat ini memiliki 108 anak tangga, patung Buddha emas, dan patung Guan-eum Daebul Air Laut yang agung. Ini adalah tempat spiritual yang wajib dikunjungi bagi mereka yang menghargai harmoni arsitektur dan alam.
<Cheongsapo & Taman Blue Line>
Sebuah pelabuhan nelayan yang menawan yang telah menjadi tempat populer karena perlintasan kereta api bergaya "Slam Dunk" dan mercusuar kembar ikoniknya. Untuk pengalaman yang lebih maksimal, Anda dapat memilih untuk menaiki Kereta Pantai Blue Line Park atau Sky Capsule (Opsional) untuk menikmati pemandangan laut yang panoramik. Tempat ini sangat cocok bagi pecinta fotografi dan pasangan yang mencari suasana tepi laut yang romantis.
Sering disebut sebagai "Santorini-nya Korea," desa ini bertengger di tebing Pulau Yeongdo. Gang-gangnya yang sempit dan berkelok dipenuhi mural artistik, kafe yang nyaman, serta titik pemandangan menakjubkan yang menghadap ke laut biru. Terowongan pesisir di bagian bawah menawarkan kesempatan foto siluet yang sempurna, menjadikannya favorit bagi pelancong santai dan penggemar Instagram.
Dikenal sebagai "Machu Picchu-nya Busan," desa yang semarak ini menampilkan lautan rumah-rumah bertingkat warna-warni yang dibangun di sepanjang kaki bukit. Ikuti tur stempel melalui gang-gang yang dipenuhi seni untuk menemukan patung Pangeran Kecil yang terkenal dan nikmati pemandangan seluruh desa dari ketinggian. Ini adalah landmark budaya yang dengan indah menampilkan sejarah Busan dan pembaruan perkotaan yang kreatif.