Kuil Dazaifu Tenmangu adalah salah satu kuil paling representatif di Kyushu, yang memuja Sugawara no Michizane, yang dihormati sebagai "Dewa Pembelajaran." Setiap tahun, kuil ini menarik banyak sekali pelajar Jepang dan wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk datang dan berdoa memohon berkah.
Kuil ini memiliki sejarah lebih dari seribu tahun, dengan suasana yang unik dan menawan serta pemandangan indah di keempat musim, terutama terkenal dengan bunga plumnya di musim semi dan dedaunan musim gugur. Saat berjalan-jalan di sepanjang jalan bersejarah menuju kuil, Anda juga dapat mencicipi berbagai makanan khas lokal dan suvenir unik, di antaranya "Ume-e Mochi" (kue beras bunga plum) yang populer, camilan klasik yang tidak boleh dilewatkan oleh pengunjung Dazaifu.
Terletak di bagian selatan Prefektur Fukuoka, Yanagawa dikenal sebagai "kota perairan". Kota ini mempertahankan "Hirawa (parit perairan)" yang berasal dari zaman Edo, yang saling bersilangan seperti labirin air, membentuk lanskap tepi air Yanagawa yang unik.
Saluran air ini digali di masa lalu untuk memastikan ketersediaan air minum, irigasi pertanian, dan transportasi, dan masih mempertahankan suasana sejarah dan budaya yang kuat. Saat ini, menikmati pelayaran santai di saluran air dengan "donko-bune" tradisional telah menjadi pengalaman wisata paling representatif di Yanagawa.
Selain itu, Yanagawa adalah kota kelahiran Kitahara Hakushu, seorang penyair modern Jepang yang terkenal, dan kaya akan suasana sastra dan sejarah, menampilkan pesona unik yang sangat berbeda dari kota-kota wisata biasa.
Oleh-oleh khas Liuchuan
Selain hidangan belutnya yang terkenal, Yanagawa juga menawarkan oleh-oleh unik seperti sup ikan lumpur raksasa dan wagashi (manisan Jepang) berusia seabad; ada juga produk-produk khas yang terinspirasi oleh budaya Yanagawa, seperti gantungan kunci Sagemon dan gantungan kunci ponsel berbentuk bunga hidran, yang sangat cocok sebagai oleh-oleh perjalanan.
- Kuil Taozan / Kota Keramik Arita
Kuil Tozan adalah kuil unik di Jepang, jarang dihiasi dengan elemen keramik. Terkenal dengan gerbang torii keramik Arita, ornamen komainu (singa penjaga), dan dekorasinya, kuil ini merupakan tempat foto yang sangat representatif dan populer di daerah Arita. Kuil ini memadukan arsitektur tradisional Jepang dengan budaya keramik, menampilkan pesona artistik yang unik di tengah hijaunya pepohonan yang tenang dan suasana kota tua. Sangat direkomendasikan untuk berjalan-jalan, berfoto, atau menikmati budaya lokal! Sebuah jalur kereta api tanpa pagar pembatas membentang langsung melalui jalan menuju kuil, menciptakan pemandangan menakjubkan di mana kereta api dan gerbang torii tampak berdampingan – sebuah oasis kereta api yang langka di Jepang. Kuil ini juga menyimpan satu-satunya jimat keramik di Jepang. Pengingat Keselamatan: Tidak ada pagar pembatas; harap waspada terhadap kereta api yang datang dan keselamatan Anda sendiri saat mengambil foto.
Kota Arita terkenal sebagai "kota keramik" ternama di Jepang, dengan sejarah lebih dari 400 tahun dan sebagai tempat kelahiran keramik Arita. Jalan keramik tua ini mempertahankan suasana nostalgia Jepang yang kental, di mana Anda dapat mengagumi berbagai tembikar yang indah, toko-toko unik, dan kerajinan tradisional di sepanjang jalan.
Anda dapat berjalan-jalan bebas di jalan-jalan tua, memilih barang-barang keramik Arita favorit Anda, dan merasakan semangat para pengrajin Jepang serta pesona seni keramik berusia seribu tahun. Beberapa toko juga menawarkan pengalaman kopi istimewa, di mana Anda dapat menikmati momen santai menggunakan cangkir kopi keramik Arita yang indah.
- Toko Buku Tsutaya, Perpustakaan Kota Takeo
Perpustakaan Kota Takeo adalah salah satu perpustakaan multifungsi paling representatif di Jepang, yang menggabungkan toko buku "TSUTAYA BOOKS", ruang kopi, dan desain arsitektur modern, serta dikenal sebagai salah satu "perpustakaan terindah di Jepang".
Dikenal dengan ruangannya yang hangat bernuansa kayu dan rak buku yang spektakuler, museum ini memadukan kegiatan membaca, kopi, dan estetika gaya hidup, menjadikannya bukan hanya landmark budaya lokal yang populer tetapi juga destinasi budaya dan seni yang wajib dikunjungi bagi banyak wisatawan ke Kyushu.
Anda bebas berjalan-jalan di sekitar museum, membaca, mengambil foto, atau menikmati secangkir kopi dengan santai, merasakan ruang hidup Jepang yang penuh dengan desain dan ketenangan, serta menikmati waktu perjalanan yang lambat yang sama sekali berbeda dari hiruk pikuk kota.