Kereta Gantung Gunung Inasa
Mobil Lereng Gunung Inasa adalah sistem transportasi modern yang unik, menghubungkan kaki Gunung Inasa ke puncaknya, menawarkan pengunjung cara yang bergaya dan efisien untuk mencapai salah satu titik observasi paling terkenal di Jepang. Dari stasiun atas, hanya perlu berjalan kaki singkat ke dek observasi, di mana pengunjung dapat menikmati pemandangan Nagasaki yang menakjubkan, termasuk "pemandangan malam senilai 10 juta dolar" yang terkenal, yang dinobatkan sebagai salah satu dari tiga pemandangan malam terbaik di Jepang.
Taman Perdamaian Nagasaki
Di Taman Perdamaian Nagasaki terdapat patung yang melambangkan cinta Tuhan dan belas kasih Buddha, mendoakan arwah korban bom atom dan perdamaian abadi. Tangan kanannya menunjuk ke langit, dan tangan kirinya menunjukkan "perdamaian" (untuk masa depan Nagasaki). Wajahnya bukan dewa atau Buddha, melainkan mata yang terpejam ringan dan berdoa dengan tenang atas nama kelegaan arwah 70.000 korban perang yang melimpah.
Museum Bom Atom
Sejarah pengeboman atom, termasuk tragedi, kondisi rekonstruksi Nagasaki, sejarah pengembangan senjata nuklir, dan keinginan untuk perdamaian tanpa senjata nuklir ditampilkan dengan cara yang mudah dipahami di museum ini.
Jembatan Megane
Jembatan Meganebashi ini, yang didirikan oleh Master Zen Mozi Ruding dari Kuil Kofukuji pada tahun 1634, terkenal sebagai jembatan batu melengkung pertama di Jepang dengan panjang 22m, lebar 3,65m, dan tinggi 5,46m ke permukaan sungai.
Pecinan
Nagasaki Shinchi Chinatown adalah Chinatown tertua di Jepang dan salah satu dari tiga Chinatown utama di negara itu, bersama dengan yang berada di Yokohama dan Kobe. Distrik ini meliputi sekitar satu blok kota dan dipenuhi dengan kira‑kira 250 toko serta restoran, yang menawarkan beragam masakan China, makanan manis, dan barang‑barang. Daya tarik utamanya adalah jalan‑jalan berwarna-warni yang dipenuhi tempat makan yang menyajikan spesialitas lokal seperti champon dan sara udon. Kakuni manju serta dim sum lainnya juga populer.