- Informasi Tur -
- Jenis Kendaraan: Berbeda tergantung jumlah peserta.
- Jenis Tur: Tur Gabungan
- Deskripsi Tur -
Istana Gyeongbokgung adalah salah satu dari Lima Istana Besar di Seoul, dan memiliki sejarah 600 tahun sebagai istana utama Dinasti Joseon (1392-1910). Istana ini dibangun pada tahun 1395 oleh "Taejo Yi Seong-gye (memerintah 1392-1398)", pendiri Joseon, sebagai istana dinasti baru ketika ia memindahkan ibu kota Goryeo. Karena terletak di utara Seoul, istana ini juga disebut "Bukgwol".
- Upacara Pergantian Penjaga Gerbang
Ini adalah upacara pergantian penjaga gerbang istana kerajaan dan penjaga yang bertanggung jawab atas keamanan, yang dilakukan selama Dinasti Joseon. Upacara Pergantian Penjaga Gerbang yang diadakan di Istana Gyeongbokgung menampilkan banyak prajurit dengan berbagai pangkat, dan Anda dapat menyaksikan upacara yang mengesankan di mana bendera berwarna-warni dikibarkan dan posisi diubah sesuai dengan teriakan komando dan suara alat musik.
Desa Hanok Bukchon adalah daerah yang terletak di antara Istana Gyeongbokgung, Istana Changdeokgung, dan Jongmyo, dan merupakan kawasan pemukiman tradisional yang telah berjalan seiring dengan sejarah 600 tahun Seoul. Kawasan ini dipenuhi dengan gugusan hanok tradisional, dan jalan-jalan kuno tetap terpelihara, menjadikannya tempat di mana Anda dapat merasakan suasana Dinasti Joseon.
Insadong adalah area di mana jalan-jalan samping bercabang seperti labirin di kedua sisi jalan utama Insadong. Ini adalah ruang di tengah kota di mana suasana modern dan tradisi kuno berpadu, dengan galeri seni, toko kerajinan tradisional, restoran tradisional, dan kafe yang berkerumun.
Ikseon-dong adalah "hanok perkotaan" yang pemukimannya terbentuk pada tahun 1920-an, dengan lebih dari 120 rumah berjejer rapat. Sementara Bukchon, desa hanok yang sama, sebagian besar merupakan kawasan perumahan mewah seperti bangsawan, Ikseon-dong dulunya merupakan tempat tinggal kelas menengah. Saat ini, tempat ini telah diperbaiki dengan indah dan dipenuhi dengan kafe, restoran, dan toko barang-barang unik yang direnovasi dari hanok, menjadikannya tempat wisata yang sangat populer yang ramai setiap hari oleh penduduk Seoul dan turis asing.
Di masa lalu, pasar di Korea umumnya bersifat tidak permanen, seperti pasar harian, pasar dua hari sekali, atau pasar tanggal 3, 5, 7. Namun, Pasar Gwangjang adalah pasar umum pertama di negara ini yang didirikan pada tahun 1905 dengan izin pemerintah, dan menjadi pasar besar yang menjual segala macam barang. Di tengah pasar terdapat deretan warung makan, menawarkan berbagai menu seperti bibimbap dengan banyak sayuran, pajeon yang dibuat dengan kacang hijau yang digiling langsung di tempat, sundae yang diisi penuh, kalguksu, kimbap, jeon, pangsit, sashimi, dan yukhoe.