Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
Taman Canopy, Monorel, Skywalk
Dibuka pada Mei 2023 di Pulau Gyodong, Distrik Ganghwa, yang merupakan lokasi terdekat dengan Korea Utara, hanya berjarak satu kilometer. Selama Perang Korea, banyak pengungsi pindah ke sini dan menetap. Karena jaraknya yang sangat dekat, area ini dijaga ketat oleh militer dan tidak banyak dikembangkan. Anda dapat menikmati Taman Canopy yang dirancang mengikuti kontur medan yang ada. Menyusuri jalan setapak, Anda dapat perlahan mendaki ke dek observasi Skywalk Gunung Canopy untuk memandang hamparan sawah dan laut, serta melihat Korea Utara dengan jelas.
Di dalam taman terdapat kereta monorel, dengan perjalanan satu arah sekitar 20 menit. Sepanjang jalur naik dan turun, Anda dapat mengagumi semak-semak dan bunga-bunga di kedua sisi rel dari dekat. Anda juga dapat memilih untuk berjalan kaki pulang pergi, menikmati pemandangan indah dan menghirup udara segar selama 30-40 menit.
Pasar Daeryong-ri
Jika Anda ingin merasakan suasana Korea Utara yang sesungguhnya, Anda harus mengunjungi Pasar Daeryong-ri. Sebagian besar penduduk di sini adalah pengungsi dari Kabupaten Yeonbaek, Provinsi Hwanghae, Korea Utara, yang melarikan diri ke Pulau Gyodong selama Perang Korea. Setelah menetap, mereka membangun pasar ini di sini, meniru Pasar Yeonbaek di kampung halaman mereka. Mural dan lanskap yang penuh kerinduan dapat ditemukan di mana-mana. Para pedagang di sini bahkan masih bertransaksi menggunakan uang tunai. Keranjang telur yang terbuat dari jerami, apotek yang lapuk, salon, kedai teh, dan lainnya di setiap toko penuh dengan nuansa nostalgia.
Pasar ini, dengan deretan toko tradisionalnya, terasa seperti dibekukan oleh waktu. Anda dapat merasakan sisi Korea yang berbeda dari yang Anda bayangkan, yang berbeda dari citra Korea yang maju. Di sini, Anda dapat menemukan kedai teh kuno dan mencicipi teh tradisional Korea yang paling khas.
Taman Perikanan Gimpo
Paus pembunuh raksasa di dinding luar bangunan seringkali membuat orang mengira itu adalah akuarium, padahal sebenarnya ini adalah kafe bertema laut yang menggabungkan kafe, toko roti, sushi Jepang, dan makanan ringan Italia. Di dalam ruangan, Anda akan merasakan suasana santai di tepi laut. Ikan-ikan yang tergantung di udara akan melayang tertiup angin, seolah-olah berenang di laut. Lantai area tempat duduk dilapisi dengan lantai imitasi pasir pantai, dan kursinya diganti dengan kursi berjemur dan kursi berbentuk perahu. Keseluruhan ruangan memiliki langit-langit tinggi dengan kaca besar di kedua sisi yang memberikan kesan lapang dan pemandangan yang luas.
Di balkon luar ruangan di lantai tiga, terdapat banyak patung Moai yang berjejer untuk berfoto bersama, serta Tangga Surga dan berbagai lukisan 3D yang realistis. Jangan lewatkan pemandangan luar ruangan ini.
Laveniche, Jalur Air Emas Kota Baru Sungai Han Gimpo
Di dalam Kota Baru Sungai Han, terdapat kanal buatan sepanjang 1,1 kilometer. Di kedua sisi Jalur Air Emas ini dipenuhi dengan berbagai restoran dan kafe, dan di ujungnya terdapat taman besar, menambahkan sentuhan alam di tengah bangunan modern ini. Di malam hari, tepi sungai diterangi dengan lampu warna-warni, dilengkapi dengan air mancur di permukaan air, dan perahu bulan bercahaya di atas air, sangat romantis.