【Kanal Otaru】 Kanal Otaru selesai pada tahun Taisho ke‑12 (1923) dan menjadi jalur laut penting bagi kota pelabuhan “Otaru” yang mendukung sejarah kolonisasi Hokkaido. Di sepanjang kanal, gudang‑gudang tua masih terpelihara, menciptakan suasana bersejarah. Karena fungsi kanal berakhir, pada tahun Showa‑61 (1986) sebagian segmen ditutupi dan kemudian direstorasi menjadi jalur wisata dan pemand jalan yang dapat dilihat saat ini.
【Jalur Kereta Teshima】 Dibangun untuk mengangkut batubara Hokkaido dari Pelabuhan Otaru, jalur kereta menghubungkan Teshima‑Sapporo dan Sapporo‑Honai (sekarang Mikasa). Karenaurunan industri batubara, jalur ini ditutup. Batubara pernah menjadi industri penting Hokkaido; setelah ditambang, batubara diangkut melalui rel ke pelabuhan, menjadikan Pelabuhan Otaru sebagai pelabuhan utama pengiriman batubara, menjadikan Jalur Teshima simbol era tersebut.
【Kitaichi Glass】 Kitaichi Glass (garasu berarti kaca) adalah salah satu tempat wisata terkenal yang mewakili Otaru, dengan sekitar 20 toko di Otaru yang masing-masing memiliki gaya dan karakteristik unik. Di antaranya, Kitaichi Glass San-gōkan adalah toko representatif Kitaichi Glass dan pusat kerajinan kaca terbesar di Otaru, yang juga membuat Otaru terkenal dengan kacanya.
【Museum Kotak Musik Otaru】 Menampilkan bangunan bata merah yang ditetapkan sebagai bang sejarah kota Otaru, serta menjadi toko kotak musik terbesar di dunia. Dengan kotak musik kaca yang khas Otaru sebagai andalan, tempat ini menyajikan lebih dari 25.000 jenis kotak musik dalam dunia impian yang tidak dapat dialami di tempat lain.
【Otaru Lilin Kobo】 Adalah toko khusus lilin yang didirikan di gudang batu dekat Terusan Otaru. Di dalam toko yang berkilauan dengan cahaya lilin, selain lilin orisinal, tersedia berbagai macam lilin dan tempat lilin dari dalam dan luar negeri. Melalui pengalaman membuat lilin yang populer dan mudah dilakukan oleh siapa saja, harap simpan kenangan indah Otaru di dalam hati.
【Sakaimachi-dori】 Terletak di Kota Otaru, bagian barat Hokkaido, adalah jalan sepanjang 900 meter yang membentang ke utara dari Persimpangan Dongeng. Jalan ini menopang masa kejayaan Otaru dari zaman Meiji hingga zaman Showa, dengan banyak toko kuno dan bangunan bergaya Barat yang berdiri berdampingan, serta banyak toko oleh-oleh, toko kaca, dan toko kue Barat yang memanfaatkan bangunan klasik. Selain berjalan-jalan, berbelanja juga menjadi kesenangan tersendiri.
【Fumisaka】 Ambil Jalan Nasional Rute 5 menuju arah Yoichi, setelah melewati Stasiun Otaru, segera belok kiri dan Anda akan melihat Fumisaka. Sebagai salah satu tanjakan paling curam di Kota Otaru, Fumisaka terkenal dengan kemiringannya yang tajam dan juga menjadi lokasi syuting film serta drama. Dari tempat tinggi ini, Anda dapat melihat kapal-kapal yang berlabuh di Pelabuhan Otaru dari atas, sesuai dengan namanya.
【Pasar Segitiga】 Pasar Segitiga Otaru mendapatkan namanya dari bentuk tanah dan atapnya yang segitiga. Sekitar tahun Showa 23, sekitar 7 hingga 8 toko terbuka mulai beroperasi di depan Stasiun Otaru. Kemudian, jumlah pedagang bertambah secara bertahap, dan orang-orang dari daerah sekitar seperti Ishikari, Shiribeshi, Kamikawa, dan Hidaka datang untuk berbelanja, membuat pasar menjadi ramai dan berkembang menjadi pasar pagi.
【Tanaka Shuzo】 Didirikan pada tahun 1899, Tanaka Shuzo adalah pabrik sake yang representatif di Hokkaido. Mereka secara ketat memilih beras berkualitas tinggi dari Hokkaido untuk membuat sake, sehingga produksinya sedikit dan sake yang dihasilkan sulit didapatkan di luar Otaru. "Kame no Ko" milik Tanaka Shuzo dapat memproduksi sake sepanjang tahun, menjadikannya pabrik sake yang langka di seluruh Jepang.
【Gunung Tengu】 Berjarak sekitar 15 menit berkendara dari pusat kota, merupakan ikon Otaru—“Gunung Tengu”. Terdapat kereta gantung yang dapat menampung 30 orang, beroperasi selama sekitar 4 menit dari kaki gunung ke puncak. Dari atas, Anda dapat menyaksikan pemandangan kota yang seolah berada dalam kotak, termasuk Pelabuhan Otaru dan Teluk Ishikari; pada hari cerah, Anda juga dapat melihat Pegunungan Shokan‑Betsu dan Semenanjung Shakotan, menjadikannya titik observasi yang luar biasa. Selain itu, pemandangan malam Gunung Tengu dikenal sebagai salah satu dari “Tiga Pemandangan Malam Terindah Hokkaido”, memukau seperti permata bertebaran, menambah kenangan mendalam bagi wisatawan Otaru. Pada musim dingin, Gunung Tengu berubah menjadi resor ski menghadap laut. Resor ski Gunung Tengu sangat digemari penduduk setempat; setiap anak Otaru belajar ski di sekolahnya dan pernah berlatih di sini.