Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
- Informasi Perjalanan -
Waktu Keberangkatan: 08:00-14:00 (tergantung jadwal keberangkatan setiap perjalanan), disarankan tiba 30 menit lebih awal di lokasi pertemuan untuk check-in di konter.
Lokasi Pertemuan: No. 211, Beining Rd., Distrik Zhongzheng, Kota Keelung (Tempat Check-in Perjalanan Laut Fu You)
- Pengenalan Paket -
● Dua dalam Satu: Turun Pulau & Keliling Pulau, sekitar 2 jam termasuk waktu pelayaran
● Tiga dalam Satu: Turun Pulau & Keliling Pulau & Mendaki ke Mercusuar, sekitar 3,5 jam termasuk waktu pelayaran
● Empat dalam Satu: Turun Pulau & Keliling Pulau & Mendaki ke Mercusuar & Batu Gajah, sekitar 4,5 jam termasuk waktu pelayaran
* Biaya sudah termasuk: Tiket turun pulau & tiket kapal & penjelasan & asuransi & biaya kebersihan pulau
- Pengenalan Tempat Wisata -
● Pulau Keelung
Dalam bahasa Taiwan: Jī-lóng-á, juga dikenal sebagai Pulau Keelung, dulunya disebut Pulau Jilong, adalah sebuah pulau di Laut Cina Timur di timur laut Taiwan. Salah satu dari delapan pemandangan Keelung, "Pulau Keelung", yang menjulang di lepas pantai timur laut Keelung. Panjangnya sekitar 960 meter, lebarnya sekitar 400 meter, dan ketinggian tertingginya 182 meter. Bentuknya seperti paus, sangat mencolok di laut, dan berfungsi sebagai penanda bagi kapal yang masuk dan keluar Pelabuhan Keelung. Pulau Keelung terbentuk dari aktivitas vulkanik, terdiri dari batuan andesit hornblende, biotit, kuarsa, dan andesit. Bersama dengan Pulau Mianhua, Pulau Pengjia, dan Pulau Huaping, pulau ini merupakan empat pulau vulkanik di lepas pantai Keelung.
Fasilitas rekreasi di pulau ini terutama berupa jalan setapak dan paviliun. Pemandangan geologi batuan vulkanik yang berharga dan tumbuhan asli yang langka adalah ciri khasnya. Burung laut juga dapat terlihat bersarang di pulau ini. Selain itu, karena pengaruh angin dan hujan yang banyak, vegetasinya kaya dan beragam. Mei hingga Juni adalah musim bunga bakung meriam mekar, yang biasa disebut Festival Bakung. Agustus hingga September adalah musim Lycoris radiata, yang biasa disebut Festival Bunga Bawang Putih. Bahkan jejak kepiting vulkanik yang unik dapat ditemukan, serta burung-burung seperti Pycnonotus sinensis dan Upupa epops terbang. Jika berkabut, suasana misteriusnya akan semakin terasa.
● Mercusuar Pulau Keelung
Mercusuar Pulau Keelung adalah fasilitas mercusuar di pulau ini. Dibangun pada tahun ke-69 era Republik Tiongkok (1980 M). Ini adalah mercusuar berbentuk segi delapan beton pertama yang dirancang dan dibangun sendiri di Taiwan, dan mercusuar pertama yang menggunakan tenaga surya. Bagian luarnya memiliki garis-garis vertikal hitam-putih. Ketinggian lampu adalah 189,3 meter, dan jangkauan cahayanya 12,8 mil laut. Mercusuar ini ditambahkan untuk mengkompensasi jarak yang tidak mencukupi dari tiang lampu Yehliu dan mercusuar Tanjung Bitou. Saat ini, mercusuar tersebut dapat diakses melalui jalan setapak pemandangan laut dan jalan setapak pendakian. Terdapat juga "Monumen Pahlawan Prajurit Kusada" yang ditinggalkan dari era Jepang. Prajurit Kusada meninggal secara tidak sengaja saat melakukan pekerjaan konstruksi, sehingga monumen ini didirikan untuk mengenang dan memperingatinya.
● Batu Gajah
Salah satu dari 36 tempat tersembunyi di Taiwan yang banyak beredar di internet. Sesuai namanya, batu raksasa ini terlihat seperti gajah raksasa yang berdiri miring di laut. Tebing tanjung adalah tubuh gajah, dan batu melengkung yang ramping yang terbentuk oleh lengkungan laut seperti belalai gajah yang menjulur ke laut tak berdasar. Celah antara kepala gajah dan belalai gajah membentuk pemandangan lengkungan gua laut. Jika dilihat dari tempat yang lebih tinggi, seluruh formasi batuan tanjung dapat terlihat jelas, dengan laut biru tua di bawah tebing menopang batu raksasa tanjung, yang mau tidak mau membuat orang mengagumi keajaiban alam.