Konten produk ini disediakan melalui terjemahan mesin dan mungkin tidak mencerminkan informasi sebenarnya. Mohon pertimbangkan hal ini sebelum melakukan pemesanan.
- Pengenalan Layanan -
- Waktu keberangkatan: antara pukul 07:00 - 09:00, harap cantumkan waktu keberangkatan di catatan pesanan.
Waktu penggunaan: antara pukul 07:00 - 18:00 - Waktu penggunaan kendaraan: 8 jam
- Lokasi keberangkatan: Homestay atau hotel di Nangan, Matsu. Harap cantumkan nama dan alamat hotel di catatan pesanan.
- Lokasi kepulangan: di lokasi yang ditentukan di Nangan, Matsu
- Jenis kendaraan yang digunakan: Mobil 9 kursi (maksimal 7 penumpang termasuk bayi).
- Bahasa pengemudi: Mandarin / Inggris / Jepang
(Jika diperlukan: layanan Bahasa Inggris/Bahasa Jepang harap dicatat secara terpisah di dalam pesanan)
-Rekomendasi Tempat Wisata Nangan -
Wisma Shengli, yang terletak di samping Bendungan Qingshui, adalah sebuah wisma tamu yang dibangun dengan memahat tebing gunung, khusus digunakan untuk menjamu presiden atau pejabat tinggi saat berkunjung ke Matsu. Selain kamar tamu, di dalam terowongan terdapat tempat yang unik, lengkap dengan restoran yang luas dan megah. Setiap kali presiden datang untuk inspeksi, militer akan mengatur jamuan makan di sini dan menyampaikan pidato. Di dalam terowongan Wisma Shengli, terdapat ruang tamu, ruang pameran, kamar tamu, dan restoran, serta sebuah meriam gunung 75 mm untuk dekorasi. Militer secara berkala membuka tempat ini untuk wisatawan, memberi mereka kesempatan untuk melihat sekilas "Suite Presiden" yang legendaris dan misterius.
Kuil dengan persembahan dupa paling ramai dan paling megah di kawasan Matsu, berdasarkan data literatur diperkirakan sudah dibangun paling lambat pada masa pemerintahan Kaisar Jiaqing dari Dinasti Qing. Peti batu di depan meja persembahan di dalam kuil, menurut legenda, merupakan makam tempat bersemayamnya Dewi Mazu. Jangan lupa datang ke sini untuk membakar dupa dan memohon keselamatan.
Dibangun dari 365 bongkah granit, melambangkan makna "365 hari, kedamaian setiap hari", serta tinggi patung dewa 28,8 meter, yang tepat sama dengan total luas area empat pulau dan lima desa di Matsu. Luas seluruh Kabupaten Matsu sebelumnya selalu dihitung 28,8 kilometer persegi, namun setelah pengukuran terbaru, luas sebenarnya adalah 29,6 kilometer persegi. Setelah pengusaha menambahkan penangkal petir pada Patung Raksasa Dewi Matsu, tingginya menjadi 29,6 meter dan telah mengajukan rekor Guinness sebagai patung Dewi Matsu pembawa lentera batu tertinggi di dunia. Hubungan antara nama tempat Matsu dan Dewi Matsu dapat dikatakan sangat erat. Dari pembangunan patung ini, kita dapat memahami ketulusan masyarakat Matsu terhadap kepercayaan pada Dewi Matsu, karena patung ini membutuhkan waktu lebih dari sepuluh tahun sejak pengajuan hingga resmi diresmikan.
- Pabrik Anggur Matsu dan Terowongan 88
Anggur berkualitas yang dibuat dari mata air yang jernih dan segar telah membuat Pabrik Anggur Matsu terkenal luas, di antaranya seri Kaoliang "Terowongan 88" yang paling diminati. Di sini, Anda dapat menikmati anggur suvenir dengan bentuk yang unik. Terowongan 88 yang sarat dengan nuansa medan perang, hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas, dengan guci-guci anggur tua di kedua sisinya, ditambah suara tetesan air yang bergema di dalam terowongan, memberikan cita rasa tersendiri.
Kepulauan Matsu, yang dulunya merupakan pos terdepan anti-komunis dan batu loncatan untuk memulihkan negara, memiliki segudang peninggalan sejarah perang yang tak habis-habisnya untuk dilihat, dan juga merupakan "area terlarang" yang paling ingin diintip oleh para wisatawan yang datang ke Matsu. Meriam 240 mm yang terletak di Pulau Nangan adalah objek wisata paling representatif di antara fasilitas perang yang telah dibuka untuk umum, dan para pengunjung pasti akan tersentuh. Meriam howitzer super ini, yang merupakan kaliber terbesar di negara ini dengan diameter 24 cm dan membutuhkan dua belas prajurit untuk mengoperasikannya, dijuluki sebagai harta karun penjaga pulau Matsu. Setelah uji tembak terakhirnya pada tahun 1995, meriam ini tidak pernah ditembakkan lagi. Meskipun demikian, meriam raksasa ini tetap setia pada posisinya untuk menjaga keamanan Selat Taiwan.
- Gedung Intelijen Militer Gunung Yuntai
Gunung Yuntai yang terletak di Nangan memiliki ketinggian 248 meter, hanya kalah dari Gunung Bishan di Beigan (ketinggian 294 meter). Gunung ini merupakan puncak tertinggi di Nangan dan puncak tertinggi kedua di pulau-pulau terluar Taiwan, serta telah tercatat sebagai gunung kecil ke-98 dalam daftar Seratus Gunung Kecil Taiwan. Karena pemandangannya yang luas, hampir mencakup sudut pandang 180 derajat, tempat ini merupakan lokasi terbaik untuk mendaki dan memandang jauh ke Kepulauan Matsu serta Daratan Tiongkok. Saat cuaca cerah, tidak hanya Pulau Dongju dan Xiju yang tampak dekat di depan mata, bahkan Semenanjung Beijiao di Daratan Tiongkok pun terlihat jelas. Jika naik ke Pusat Informasi Militer untuk memandang jauh, Anda dapat menyaksikan pesona Gunung Yuntai yang berbeda. Dengan dukungan penuh dari Komando Pertahanan Matsu, Observatorium Gunung Yuntai dibuka untuk wisatawan domestik. Hal ini tidak hanya menciptakan topik baru, tetapi juga menambah destinasi wisata baru di kawasan Matsu. Kini, Gunung Yuntai tidak hanya menawarkan pemandangan indah di siang hari saat mendaki, tetapi juga pemandangan matahari terbenam di sore hari. Terutama di musim panas yang terik, angin laut yang bertiup di malam hari sungguh membuat pengunjung betah dan enggan pulang.
Mengukir granit keras menjadi terowongan berbentuk sumur yang saling bersilangan, dan mampu menampung ratusan kapal, sungguh merupakan karya agung yang luar biasa. Ini juga merupakan dermaga terowongan terbesar di wilayah Kinmen-Matsu. Dunia bawah tanah yang dalam dan panjang memancarkan aura misterius, dipadukan dengan suara langkah kaki di dalam terowongan, bayangan yang memanjang, serta riak air di saluran yang tenang, suasananya sungguh memukau. (Karena saat air pasang, jalan setapak akan terendam air, sehingga jadwal perjalanan akan disesuaikan dengan kondisi pasang surut air laut).